Euro Yang Membebani Eksportir & Beberapa Peristiwa Penting Minggu Ini

Euro menuju penurunan pertama yang diperkirakan hingga tiga hari kedepan, data menunjukan ekonomi kawasan tersebut saat ini sedang mendingin, di minggu yang penuh dengan hasil pendapatan dan keputusan tingkat suku bungan Federal Reserve.

Saham-saham di pukul turun oleh produsen mobil, ditengah penyelidikan kasus kolusi.

Purchasing Manager Index atau PMI, dibulan juli turun ke level terendah selama enam bulan terakhir, dan para produsen mobil pun memperpanjang daftar ke terpurukan karena Uni Eropa dan pihak berwenang Jerman mengatakan bahwa mereka mempelajari kemungkinan kolusi diantara produsen Jerman.

Ditambah lagi dengan menguatnya minyak mentah dikarenakan Arab Saudi, akan memangkas tajam ekspor minyak mentahnya pada Agustus.

Obligasi di campur penghasilan dari Bellwethers Industri, termasuk Amazon.com Inc. dan GlaxoSmithKline Plc dan diskusi kebijakan bank sentral ditetapkan untuk memberikan tes terbaru untuk pasar Bull Ekuitas, yang telah mendorong nilai saham secara global menjadi $78 triliun.

Investor juga tengah bersiap menghadapi kejutan lebih lanjut lebih lanjut dari Washington, setelah President Donald Trump berusaha memaksakan pemerintah di Gedung Putih, dalam menghadapi penyelidikan Rusia yang melebar.

Penasihat senior Jared Kushner akan diwawancarai oleh Komite Intelejen Senat pada hari Senin, dan Donald Trump Jr. dan mantan ketua kampanye Trump, Paul Manafort akan pergi ke komite senat pada hari rabu.

Berikut adalah beberapa peristiwa penting yang akan terjadi minggu ini:

  • Komite Pemantau Bersama Menteri OPEC dan negara-negara non-OPEC bertemu di St. Petersburg, Rusia pada hari Senin untuk membahas kemajuan dengan pemotongan produksi.
  • Juga hari ini, Inggris memulai perundingan perdagangan pasca-Brexit dengan A.S. di Washington.
  • China mencatat keuntungan industri bulan lalu, dengan indikator awal menunjukkan ke atas.
  • Data Juni Jepang juga karena minggu ini mungkin menunjukkan IHK lamban, bahkan di tengah ketatnya pasar tenaga kerja dan kenaikan belanja rumah tangga.
  • Bank sentral A.S. diperkirakan tidak akan melakukan perubahan pada kebijakan pada hari Rabu dengan investor dan ekonom menguraikan pernyataan tersebut untuk petunjuk tentang bagaimana pejabat berencana untuk melanjutkan pengurangan portofolio besar mereka.
  • Perekonomian A.S. mungkin mendapat daya tarik pada kuartal kedua karena belanja konsumen Amerika meningkat setelah jeda awal tahun ini. Laporan produk domestik bruto mengikuti pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve dua hari.
  • Rusia, Brasil, Kolombia, Turki, Nigeria dan Ghana mengumumkan keputusan suku bunga.
  • Alphabet Inc. dan Facebook Inc. ada di kalender minggu ini, seperti juga Bank Global Deutsche Bank AG, Nomura Holdings Inc., BNP Paribas SA dan UBS Group AG. Raksasa farmasi seperti Merck, Roche dan Eli Lilly juga ada bersamaan dengan McDonald’s, Caterpillar, GM, Ford, Boeing, Royal Dutch Shell, Total dan Exxon.

Dan ini adalah pergerakan penting di pasar:

Saham

  • Indeks Stoxx Europe 600 turun 0,4 persen pada pukul 6:43 am di New York sampai yang terendah dalam waktu lebih dari tiga bulan secara penutupan.
  • Indeks FTSE 100 Inggris turun 0,9 persen pada penurunan terbesar sejak 15 Juni.
  • Indeks DAX Jerman turun 0,6 persen ke level terendah dalam lebih dari tiga bulan.
  • MSCI Emerging Market Index naik 0,3 persen ke level tertinggi dalam lebih dari dua tahun.
  • Kontrak pada indeks S & P 500 turun 0,2 persen. Pengukur yang mendasari ditutup datar pada hari Kamis dan Jumat pekan lalu.

Mata uang

  • Euro turun 0,1 persen menjadi $ 1,1652.
  • Pound Inggris naik 0,3 persen menjadi $ 1,3038, kenaikan terbesar dalam lebih dari seminggu.
  • Yen Jepang naik 0,4 persen menjadi 110,70 per dolar pada kenaikan kelima berturut-turut.

 

Komoditi

  • Emas naik 0,1 persen menjadi $ 1,256.46 per ounce, terkuat dalam satu bulan pada penutupan.
  • Minyak mentah West Texas Intermediate naik 1 persen menjadi $ 46,23 per barel.

 

Obligasi

  • Hasil pada Treasuries 10 tahun turun satu basis poin menjadi 2,23 persen, terendah dalam hampir empat minggu.
  • Hasil 10 tahun Jerman turun satu basis poin menjadi 0,50 persen pada penurunan ketujuh berturut-turut.
  • Hasil 10 tahun Inggris turun kurang dari satu basis poin menjadi 1,172 persen.

Asia

  • MSCI Asia Pacific Index naik tipis setelah rally selama dua minggu terakhir ke level tertinggi dalam lebih dari 10 tahun. Indeks Topix Jepang turun 0,5 persen, setelah turun sebanyak 1 persen di awal hari. Indeks S & P / ASX 200 Australia turun 0,6 persen.
  • Shanghai Composite Index menguat 0,4 persen sementara Hang Seng Hong Kong 0,5 persen lebih tinggi. Sensex India naik 0,6 persen ke rekor.
  • Dolar Australia naik 0,6 persen, diperdagangkan di atas 79 sen dolar AS menjelang sebuah pidato oleh Gubernur Reserve Bank of Australia,Philip Lowe pada hari Rabu.

 

Source : Bloomberg

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*