Dollar Yang “terus” melemah

 Dollar kembali ke level terendah dalam setahun terakhir, Tak henti-hentinya President Trumph bertingkah, sangat disayang kan sebagai president negara adidaya apa yang di kerjakan mempengaruhi ekonomi dunia.

Ditambah Dollar Amerika menjadi salah satu mata uang yang acuan, sehingga keberadaanya banyak di buru sebagai salah satu bentuk investasi.

Naiknya Donald Trump sebagai president membawa dampak tidak begitu baik terhadap perkenomian, tercatat beberapa kali Dollar Amerika mengalami penurunan, hingga pada pekan ini Dollar berada di posisi paling buruk pada tahun ini.

Penyeledikan Trumph terkait kasus pemecatan James Comey, selaku Direktur FBI.Wakil jaksa agung kemudian menunjuk Penasihat Khusus Robert Mueller untuk memimpin penyelidikan.

FBI dan Kongres keduanya memeriksa apakah tim kampanye Trump berkolusi dengan dugaan rencana Kremlin.

Comey, yang menyelidiki kasus yang berkaitan dengan Rusia, bersaksi di depan Kongres pada pekan lalu bahwa presiden telah menekannya untuk menghentikan sebuah penyelidikan mengenai kaitan antara Flynn dan Rusia.

Flynn dipaksa mundur pada Februari lalu, dan mengatakan “secara tak terhindarkan memberi tahu wakil presiden terpilih dan lainnya dengan informasi tidak lengkap terkait percakapan dengan duta besar Rusia melalui telepon.”

Trump mengatakan dia telah membuat keputusan untuk memecat Comey – itu bukan yang disampaikn oleh Gedung Putih.

Gedung Putih mengatakan bahwa presiden “tidak pernah meminta Comey atau orang lain untuk menghentikan investigasi apapun, termasuk penyelidikan yang melibatkan Jenderal Flynn”.

Trumph tidak bisa dikenakan hukum pidana dikarenakan jabatan nya sekarang, namun jika terbukti bersalah Trumph dapat dimakzulkan dari posisinya sebagai President.

 

Source : BBC.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*